Rabu, 23 Maret 2011

KOLESTEROL (HATI- HATI)

No.

Nama

Kandungan

Kategori Keamanan Konsumsi bagi Penderita Penyakit Terkait Kolesterol

1

Putih telur ayam

0

Sehat

2

Teripang (haisom

0

Sehat

3

Ubur-ubur

0

Sehat

5

Daging ayam pilihan tanpa kulit

50

Sehat

6

Daging bebek pilihan tanpa kulit

50

Sehat

7

Ikan sungai biasa

55

Sehat

8

Daging sapi pilihan tanpa lemak

60

Sehat

9

Dagin babi pilihan tanpa lemak

60

Sehat

10

Daging kelinci

65

Sehat

11

Daging kambing tanpa lemak

70

Sehat

12

Ikan ekor kuning

85

Sehat

13

Daging asap

98

Sekali-sekali

14

Iga sapi

100

Sekali-sekali

15

Iga babi

105

Sekali-sekali

16

Daging sapi

105

Sekali-sekali

17

Burung dara

110

Sekali-sekali

18

Ikan bawal

120

Sekali-sekali

19

Daging sapi berlemak

125

Sekali-sekali

20

Lemak sapi

130

Sekali-sekali

21

Lemak kambing

130

Sekali-sekali

22

Daging babi berlemak

130

Sekali-sekali

23

Keju

140

Hati-hati

24

Sosis daging

150

Hati-hati

25

Kepiting

150

Hati-hati

26

Udang

160

Hati-hati

27

Kerang/siput

160

Hati-hati

28

Belut

185

Hati-hati

29

Santan Kelapa

185

Hati-hati

30

Lemak babi

200

Berbahaya

31

Susu sapi

250

Berbahaya

32

Susu sapi krim

280

Berbahaya

33

Coklat (cacao)

290

Berbahaya

34

Mentega/margarine

300

Berbahaya

35

Jeroan sapi

380

Berbahaya

36

Jeroan babi

420

Berbahaya

37

Kerang putih/remis/tiram

450

Berbahaya

38

Telur ayam

500

Berbahaya

39

Jeroan kambing

610

Berbahaya

40

Cumi-cumi

1.170

Dilarang

41

Kuning telur ayam

2.000

Dilarang

42

Otak sapi

2.300

Dilarang

43

Otak babi

3.100

Dilarang

44

Telur burung puyuh

3.640

Dilarang

MENGENALI MAKANAN BERBAHAYA

Makanan dan minuman menjadi pilihan wajib bagi siapa pun untuk menjaga kesehatan sekaligus meneruskan keberlangusngan hidupnya. Namun, makanan dan minuman yang diolah secara tidak benar justru dapat menjadi pembunuh nomor wahid lantaran mengandung zat racun bagi tubuh.

Hal itulah yang mengilhami peneliti Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) melakukan penelitian dan akhirnya mempublikasikan dalam “Expo Karya Wima (Widya Mandala)” di kampus setempat pada 21-22 September 2008.

“Tips mengenali makanan dan minuman yang berbahaya dan yang aman itu penting pada masa-masa menjelang Lebaran,” kata peneliti UKWMS, Caroline SSi MSi Apt.

Dalam percakapannya dengan ANTARA News di Surabaya, ia menyampaikan metode pengenalan paling mudah dari berbagai sudut yakni warna, kandungan boraks, kandungan formalin, daging gelonggongan, ayam basi, ikan basi, makanan kaleng, bahaya snack, dan bahaya kemasan plastik.

“Kalau ada makanan yang warnanya mencolok dan menarik justru harus dicurigai, misalnya saos yang warnanya membekas di tangan memungkinkan pewarna yang digunakan adalah pewarnatekstil yang dapat menyebabkan kanker,” katanya.

Untuk boraks, katanya, dapat diamati dari bakso. “Kalau kenyal atau mudah dipantulkan seperti memantulkan bola karet di tanah, maka berarti banyak mengandung boraks. Bisa juga dari tanda-tanda gigitan yang kembali ke bentuk semula setelah digigit,” katanya.

Sebaliknya, katanya, tahu putih yang terlalu keras justru patut diduga mengandung formalin. “Kalau tahu kuning yang keras, kami belum melakukan penelitian, tapi kalau tahu putih yang tidak lembek dapat diduga ada kandungan formalin di dalamnya,” ucapnya.

Tentang daging gelonggong (daging yang diisi air), dosen Fakultas Farmasi (FF) UKWMS itu mengatakan daging seperti itu dapat dikenali dari air yang menetes bila digantung.

“Jadi, pilih saja daging yang digantung. Kalau ada air yang menetes berarti daging gelonggongan. Cara lain mengenali dari warna daging yang asli masih merah segar dan serat-serat di dalam daging juga tidak menggelembung,” katanya.

Harga yang tidak wajar juga merupakan pertanda. “Harga daging yang wajar itu Rp46 ribu perkilogram, nah kalau harganya lebih murah dari itu berarti patut dicurigai sebagai daging gelonggongan,” ungkapnya.

Kalau daging ayam, bagaimana cara mengenali daging dari ayam yang mati?

“Daging ayam yang masih segar itu berwarna agak kekuning-kuningan, kalau warnanya putih bersih justru dimungkinkan dari bekas ayam mati, apalagi kalau ada warna biru seperti bekas memar serta bau sangat amis,” katanya.

Bahkan, katanya, ada pula daging ayam yang direndam formalin agar awet. “Kita dapat mengenali daging ayam berformalin dengan menekan atau mendorongnya dengan jari telunjuk. Kalau keluar lendir atau air berarti pernah direndam dengan formalin,” katanya.

Namun, katanya, formalin dalam makanan juga dapat dihilangkan. “Caranya, makanan yang mencurigakan itu direndam dengan air panas sekitar 30 menit atau dipanaskan dengan oven bersuhu 121 derajat tiga menit. Kalau ikan dapat direndam dengan air cuka 5 persen selama 15 menit atau direndam air garam selama 30 menit untuk ikan asin,” katanya.

Lain halnya cara mengenali ikan basi. “Kalau ditekan justru lembek, warna insang tampak merah tua, atau mata ikan justru terlihat bening, maka cirinya ikan itu basi atau diberi formalin. Paling mudah ya beli saja ikan yang masih ada tanda-tanda hidup,” katanya.

Caroline juga menyarankan agar masyarakat jangan membeli makanan kaleng yang kemasan kalengnya sudah penyok.

“Kaleng yang penyok akan mengubah konsentrasi di dalam kemasan, karena kaleng penyok dapat mengandung racun akibat adanya kandungan botulimun (bahan dasar kosmetik). Kalau mau aman ya dipanaskan seperti ikan atau dibakar agar racunnya mati. Biasanya, supermarket justru memberi diskon,” katanya.

Untuk snack (makanan ringan) yang banyak disukai anak-anak, katanya, justru perlu dilihat komposisi zat warna-nya dan nomor registrasi. “Kalau warna-warnanya mencolok atau tanggal produk-nya kadaluarsa justru berbahaya,” katanya.

Satu lagi bahaya yang sering tak disadari adalah kemasan dari plastik, styrofoam, dan melamin. “Kalau kemasan itu diisi dengan bakso panas, soto panas, teh panas, dan makanan atau minuman serba panas akan dapat menyebabkan kanker,” katanya. (*)

Oleh Edy M. Ya`kub
sumber: antara.co.id


Selasa, 22 Maret 2011

SAKIT MAGH

Yang harus dihindari oleh penderita maag, biasanya penyebabnya seperti berikut ini:
1. Obat rematik. Obat ini kadang-kadang membuat penderita maag tidak merasakan nyeri, tapi ternyata kondisi lambungnya sudah parah.
2. Asap Rokok. Asap dari rokok akan membuat lambung terasa penuh, sehingga penderita tidak merasa lapar.
3. Minum Kopi. Minuman ini dapat meningkatkan asam lambung.
4. Makanan seperti coklat dan keju. Karena makanan tersebut menyebabkan pengosongan lambung menjadi kurang baik.
5. Makanan yang pedas dan masam yang merangsang lambung, seperti cabe, sambal, jeruk.
6. Sayur-sayuran seperti kol dan sawi karena memproduksi gas. Juga buah nangka, kedondong, dan buah-buahan yang dikeringkan.
7. Soda
8. Stres

Penderita maag harus membiasakan makan yang teratur. Misalnya, jika hari pertama makan jam delapan pagi, usahakan hari berikutnya juga makan jam delapan pagi. Demikian juga dengan makan siang dan malam. Sehingga lambung menerima makanan di waktu-waktu tertentu.

Kapan Pergi Dokter?
Saat penderita maag sudah mengonsumsi obat-obatan dia harus ke dokter, jika sakit lambungnya tidak sembuh-sembuh. Menggunakan obat-obatan di pasaran batasnya biasanya tiga hari. Jika tidak ada tanda-tanda kesembuhan setelah tiga hari, maka harus memeriksakan diri ke dokter. Tanda-tanda penting yang dapat diperhatikan adalah jika buang air besar berwarna hitam, muntah-muntah hebat, pucat yang tidak diketahui sebabnya, serta berat badan turun.

sakit jantung, stroke & hepatitis

TIPS MENGHINDARI PENYAKIT JANTUNG KORONER
 Periksa tekanan darah secara teratur
 Tidak merokok
 Periksa apakah Anda mengidap Diabetes, dan kendalikan kadar
glukosa darah bila Anda mengidap Diabetes
 Pertahankan berat badan yang normal
 Diet rendah kolesterol dan lemak jenuh
 Olahraga secara teratur
 Kurangi dampak stres dengan cara relaksasi
 Lakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur

PANEL RISIKO PJK/STROKE

Cholesterol Total, Cholesterol HDL, Cholesterol LDL Direk,
Trigliserida, Apo B, Lp(a), Insulin & Glukosa Puasa, Glukosa 2 Jam PP, Status Antioksidan Total, Fibrinogen, ACA (IgA, IgM, IgG), Homocystein, hsCRP


(Konsensus Nasional Pengelolaan Dislipidemia di Indonesia
Buku Pintar Kesehatan : 365 Tips Hidup Sehat, 2003)
:: TIPS MENGURANGI RISIKO STROKE
 Kendalikan tekanan darah
 Kurangi/pertahankan kadar kolesterol agar tetap dalam batas normal
 Olahraga secara teratur
 Hindari kegemukan
 Tidak merokok
 Kendalikan stres
 Kendalikan diabetes dan penyakit jantung (bila ada)
 Hindari alkohol
 Batasi asupan garam
 Hindari obat-obat golongan amfetamin, kokain, dan sejenisnya


PANEL RISIKO PJK/STROKE
Cholesterol Total, Cholesterol HDL, Cholesterol LDL Direk, Trigliserida,
Apo B, Lp(a), Insulin & Glukosa Puasa, Glukosa 2 Jam PP, Status Antioksidan Total, Fibrinogen, ACA (IgA, IgM, IgG), Homocystein, hsCRP
**
TIPS MENGHINDARI KELEBIHAN KOLESTEROL
 Pertahankan pola makan sehat dan seimbang dengan
Diet rendah lemak & kolesterol :
o Ganti susu cair biasa dengan skim atau susu tanpa lemak, lemak padat dengan minyak nabati cair, mentega dengan margarine
o Kurangi makan daging, telur dan produk susu
o Hindari kue-kue kering, makanan yang digoreng dan batasi makanan ringan
 Perbanyak konsumsi serat yang larut air seperti gandum, kacang-kacangan, buah-buahan
 Batasi konsumsi alkohol
 Perbanyak konsumsi ikan
 Konsumsi kedelai dan hasil olahannya (susu kedelai, tempe)
o Olahraga sesuai dengan umur dan kemampuan
o Pertahankan berat badan normal
o Tidak merokok
PANEL LEMAK
Cholesterol Total, Cholesterol HDL, Cholesterol LDL Direk, Trigliserida, Apo B, Lp(a)

(Konsensus Nasional Pengelolaan Dislipidemia di Indonesia
Buku Pintar Kesehatan : 365 Tips Hidup Sehat, 2003)


:: TIPS UNTUK PENDERITA HEPATITIS
 Hindari konsumsi alkohol
 Hindari obat-obatan yang dapat merusak hati, misalnya acetaminophen
 Diet sehat & seimbang
- Perbanyak buah, sayur, whole grains dan protein bebas lemak
 Latihan fisik secara teratur
 Istirahat cukup
Buah Alpukat atau Apokat dengan nama latinnya Persea americana. Buah Alpukat memiliki kulit lembut tak rata berwarna hijau tua hingga ungu kecoklatan, tergantung pada varietasnya. Daging buah alpukat berwarna hijau muda dekat kulit dan kuning muda dekat biji, dengan tekstur lembut.
Buah alpukat termasuk buah yang istimewa karena kandungan lemaknya 20-30 kali lebih banyak dibandingkan dengan buah-buahan lainnya. Kandungan lemak ini dapat memberikan energi yang cukup tinggi ketika dikonsumsi. Jenis lemak yang dikandung alpukat termasuk lemak tak jenuh, sehingga mudah dicerna dan berguna bagi tubuh. Kandungan lemak ini memberikan energi yang cukup tinggi dengan rasa yang gurih dan lezat serta tidak pahit.
Kandungan nutrisi dalam satu buah alpukat adalah sebagai berikut :
1. 95 mg fosfor
2. 23 mg kalsium
3. 1,4 mg zat besi
4. 9mg sodium
5. 1,3mg potasium
6. 8,6 mg niacin
7. 660 I.U. Vitamin A
8. 82 mg Vitamin C

Buah alpukat banyak mengandung mineral yang kesemuannya berguna untuk mengatur fungsi tubuh dan menstimulasi pertumbuhannya. Zat besi dan tembaga yang terkandung di dalamnya membantu proses regenerasi darah merah dan mencegah anemia.
Buah alpukat juga merupakan sumber Vitamin E dan beberapa Vitamin B. Kandungan serat buah alpukat secara simultan juga dapat membantu proses pencernaan. Buah alpukat juga dapat menurunkan kadar kolesterol yang tinggi karena mengandung karbohidrat dan lemak tak jenuh.
Jadi Kesimpulannya manfaat dari buah alpukat bagi kesehatan adalah :
1. Sumber Vitamin E dan B
2. Menurunkan kolesterol darah
3. Melembabkan kulit
4. Membantu regenerasi darah merah
5. Mencegah anemia
6. Mencegah konstipasi
7. Mencegah malnutrisi
8. Sumber kandungan lemak tak jenuh

Buah Alpukat kaya akan lemak yang baik atau yang disebut dengan LDL yaitu kholesterol yang cukup dan yang justru kalo terlalu rendah ga baik buat kesehatan. Jadi cholesterol nggak selamanya jahat. Jenis cholesterol inilah yang buat menyeimbangkan sama cholesterol jahat. Dulu bokap gua sakit jantung gara2 cholesterolnya ketinggian terus jaga makan (ngga makan lemak2, banyak makan sayur) akhirnya cholesterol jahatnya turun, tapi cholesterol baiknya ikutan turun sampe dalam batas ga normal. Jadi intinya orang harus menyeimbangkan antara cholesterol yg jahat sama yg baik. Asal dua2nya dalam batas normal tidak ada masalah.

Manfaat Tempe http://intl.feedfury.com/content/16689395-manfaat-tempe.html

Manfaat Tempe

May 31st, 2008

Tempe adalah makanan hasil fermentasi antara kedelai dengan jamur Rhizopus Oligosporus. Sepotong tempe mengandung berbagai unsur bermanfaat, seperti karbohidrat, lemak, protein, serat, vitamin, enzim, daidzein, genisten, serta komponen antibakteri bermanfaat untuk kesehatan. Rasanya yang lezat, harganya murah dan mudah didapat

Tempe sangat baik untuk diberikan kepada segala kelompok umur (dari bayi hingga lansia) oleh karena itu tempe adalah makanan untuk semua umur. Tempe sering dijumpai di rumah maupun di warung-warung, sebagai lauk dan pelengkap hidangan ternyata tempe memiliki kandungan dan nilai cerna yang lebih baik dibandingkan dengan kedelai.


Pada tempe terjadi peningkatan nilai gizi kurang lebih 2 kali lipat setelah kedelai difermentasi menjadi tempe, seperti kadar vitamin B2, vitamin B12, niasin, dan asam pantorenat. Bahkan hasil analisis, gizi tempe menunjukkan kandungan niasin sebesar 1.13 mg/100 gram berat tempe yang dapat dimakan.Karena kadar niasin pada kedelai hanya berkisar 0,58 mg, tempe, dapat dikonsumsi dalam tiga bentuk utama.

Cara konsumsi tempe
Tempe umumnya dikonsumsi dalam bentuk keripik, bacem, atau dimasak bersama campuran sayur. Kedua berbentuk tepung. Ini dapat dimanfaatkan sebagai kandungan pangan yang berguna untuk meningkatkan kadar gizi dan serat, sebagai pengawet alami dan untuk menanggulangi diare pada anak-anak. Ketiga, tempe juga dapat diolah sebagai konsentrat protein, isolat protein, peptida, serta komponen biokatif lainnya. Cara terbaik untuk mengoptimalkan khasiat tempe bagi tubuh kita adalah dengan mengonsumsinya setiap hari dalam jumlah yang cukup berarti. Agar tak mengalami kebosanan, varisi penggunaan tempe dalam berbagai resep masakan perlu dilakukan. Supaya khasiat zat-zat bermanfaat itu tak banyak terbuang dalam proses pemasakan, tempe sebaiknya diamsak dengan menu seperti sup, semur, atau bacem. Cara-cara itu lebih sedikit mengurangi khasiat tempe, ketimbang digoreng. ternyata besar yang manfat tempe untuk tubuh kita.

Sebagai Pencegah Anemia & Osteoporosis
Tempe dipercaya bermanfaat untuk mencegah anemia dan osteoporosis, dua penyakit yang bayak diderita wanita, sebab kodrat wanita yang harus mengalami haid, hamil serta menyusui bayi. Penyakit anemia ini dapat menyerang wanita yang malas makan, karena takut gemuk, sehingga persediaan dan produksi sel-sel darah merah dalam tubuh yang menurun., tempe juga dapat berperan sebagai pemasok mineral, vitamin B12 (yang terdapat pada pangan hewani), dan zat besi yang sangat dibutuhkan dalam pembentukan sel darah merah. Selain itu, tempe juga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Senyawa protein, asam lemak PUFA, serat, niasin, dan kalsium di dalam tempe dapat mengurangi jumlah kolesterol jahat.

Mencegah Kanker Payudara dan Penuaan
Di dalam tempe juga ditemukan suatu zat antioksidan dalam bentuk isofalvon. Seperti halnya vitamin C, E dan karotenoid, isoflavon merupakan antioksidan yang sangat dibutuhkan tubuh untuk menghentikan reaksi pembentukan radikan bebas. Dalam kedelai terdapat tiga jenis isoflavon, yaitu daidzein, glisitein, dan genistein. Pada tempe, di samping ketiga jenis isoflavon tersebut juga terdapat antioksidan faktor II (6,7,4 trihidroksi isoflavon) yang mempunyai sifat antioksidan paling kuat dibandingkan dengan isoflavon dalam kedelai.

Penelitian yang dilakukan di Universitas North Carolina, Amerika Serikat, menemukan bahwa genestein dan phytoestrogen yang terdapat pada tempe ternyata dapat mencegah kanker prostat, payudara dan penuaan (aging).Antioksidan ini disentesis pada saat terjadinya proses fermentasi kedelai menjadi tempe oleh bakteri Micrococcus leteus dan Coreyne bacterium.

Manfaat Tempe antara lain :
1. Protein yang terdapat dalam tempe sangat tinggi, mudah dicerna sehingga baik untuk mengatasi diare.
2. Mengandung zat besi, flafoid yang bersifat antioksidan sehingga menurunkan tekanan darah.
3. Mengandung superoksida desmutase yang dapat mengendalikan radikal bebas, baik bagi penderita jantung.
4. Penanggulangan anemia. Anemi ditandai dengan rendahnya kadar hemoglobin karena kurang tersedianya zat besi (Fe), tembaga (Cu), Seng (Zn), protein, asam folat dan vitamin B12, di mana unsur-unsur tersebut terkandung dalam tempe.
5. Anti infeksi. Hasil survey menunjukkan bahwa tempe mengandung senyawa anti bakteri yang diproduksi oleh karang tempe (R. Oligosporus) merupakan antibiotika yang bermanfaat meminimalkan kejadian infeksi.
6. Daya hipokolesterol. Kandungan asam lemak jenuh ganda pada tempe bersifat dapat menurunkan kadar kolesterol.
7. Memiliki sifat anti oksidan, menolak kanker.
8. Mencegah masalah gizi ganda (akibat kekurangan dan kelebihan gizi) beserta berbagai penyakit yang menyertainya, baik infeksi maupun degeneratif.
9. Mencegah timbulnya hipertensi
10. Kandungan kalsiumnya yang tinggi, tempe dapat mencegah osteoporosis.

http://intl.feedfury.com/content/16689395-manfaat-tempe.html